Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Yang Tak Pernah Tersampaikan

Hujan belum berselera menghentikan laju rintiknya meski satu jam lagi malam siap bertugas menjaga bumi. Koridor berlapis lantai putih yang tak berjajar lurus, dipenuhi genangan air dibeberapa bagiannya. Dan sebagian lain, nampak berkilau bekas percikan hujan yang tak menyebar rata. Aku berjalan perlahan dengan kaki berjinjit agar air tak merembes masuk membasahi sepatu. Jendela kaca membungkus seluruh dinding ruangan yang menyala terang memantulkan cahaya menerangi sekeliling yang tak berpenerangan. Langkahku terhenti ketika mendapatimu duduk sendiri di depan meja keramik berwarna putih tengah khusyu membaca Al Qur’an. Beberapa saat berlalu, akhirnya kulanjutkan lagi laju jalanku penuh ragu, khawatir mengganggumu. Di depan meja coklat  kayu depan pintu, langkahku kembali terhenti, mengamatimu kembali yang masih kusyu melantunkan ayat suci. “Masuk Din.." Suara dari dalam ruangan membuyarkan lamunanku. Entah kenapa hatiku menjerit tak karuan. Ada apa ini?  Sepertinya, Alla...

Manusia dan perbudakan konten

     Viralnya babi ngepet di Depok yang dituduh sebagai pelaku pencurian uang dan membuat resah warga sejak beberapa hari lalu mencapai klimaks ketika si babi ditangkap dan akhirnya disembelih. Viralnya penangkapan babi ngepet ini sampai jadi trending di beberapa sosial media raksasa. Harapan babi ngepet akan berubah wujud menjadi manusia ternyata benar adanya. Belum ada 1x24 jam si babi dikuburkan, terungkap bahwa semua itu hanya skenario yang dibuat oleh sekelompok makhluk berkepala hitam alias manusia. Motif pelaku adalah ingin viral dan terkenal. Lebih memprihatinkan lagi dalang cerita merupakan seorang ustad yang mengaku iman sedang lemah dan tergoda bisikan setan. Bagaimana kira-kira kalau yang ada diposisi babi ini adalah manusia? Ngga tau apa-apa, difitnah, disiksa, lalu dibunuh? Perbudakan konten yang didukung keglamoran sosial media nampaknya semakin menjamur di hati, membutakan mata, menjadi candu dan perlahan merusak sistem kerja mental penggunanya. Viral d...