Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

My First

 BAB 3 Resah   Aku ingin berjalan bersamamu, dalam hujan dan malam gelap… Membuka instagram dan melihat postingan story seseorang yang nampak tengah hanyut dalam melodi-melodi konser yang sepertinya sudah lama dirindukan, dengan caption “Terbayar sudah rindu itu: Peneduh Cabang Bulaksumur” Aku tersenyum, seketika ingat dulu, 7 tahun yang lalu mungkin, jaman senang-senangnya nonton konser Payung Teduh. Dari satu tempat ke tempat lain, tidak terlewat menonton, asal gratis hehe. Sayang, sang vokalis, Mas Is memutuskan hengkang di tahun 2017. Meskipun telah berganti personel, bagiku nyawa Payung Teduh tetaplah Mas Is~ Ah, ternyata, ada yang suka Payung Teduh juga. Adi, teman kecilku.   *****   Solo, 18 tahun yang lalu. “Yang mana?”, Suara seorang ibu muda dibalik pintu depan kelas, riuh tenggelam bersaing dengan euforia murid berhamburan selepas bel pulang sekolah usai “Yang itu”, Kata seorang anak laki-laki disampingnya, memberi jawaban sambil menunju...