Dear Dita, Dulu aku pernah bilang, “ Tenang Dit, bakal tak sisake slot Tjatatan Ketjil ngge kowe ”. Dan sudah pasti dijawab, “ Yaampun Din, nggilanik banget ”. Hahahah… ..................................................................................................... Dita, anak Fapet pertama yang ku kenal (selain teman se SMA ku yang di Fapet). Awal ketemu dulu waktu tes toefl di GSP karena tempat duduk kami sebelahan sesuai abjad, Dinda--Dita. Dita yang saat itu datang diantar Ibunya, yang masih bingung mencari kosan. Dan aku yang sendirian naik sepeda kayak anak ilang. Dari belum kenal siapa-siapa, tambah personil ciwi-ciwi, dan menjadi keluarga besar di Selak Ijo Mas. Dita, Jogja dan Fapet adalah paket lengkap. Entah bagaimana aku menjalani hidup 4 th ++ di Jogja tanpa dia. Sahabat, kakak, teman sekelas, teman curhat, teman makan, segala gala pokoknya. Mengingat kembali kebelakang, begitu banyak memori...
Selamat datang.. Ini hanya sedikit catatan sederhana. Aku menulis dan kamu membaca, semoga berkesan yaa.. Terima kasih sudah berkunjung :)