Memasuki pekan ketiga, bangsa ini dihadapkan pada kondisi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Ah salah, bukan hanya bangsa ini saja, hampir semua belahan dunia tepatnya, merasakan hal yang sama. Wabah yang terjadi hampir genap satu bulan ini, telah banyak merubah pola hidup jutaan orang, dari yang kecil hingga yang tua, dari yang miskin hingga yang kaya. Korban meninggal yang terus bertambah setiap harinya, kini sudah mencapai angka ratusan. Barisan dokter dan perawat mulai gugur dalam menjalankan tugas kemanusiaan menyelamatkan nyawa sesama. Puluhan ribu masyarakat kehilangan pekerjaan, pedagang gulung tikar, industri collaps. Rasanya, masih sulit dipercaya. Seperti mimpi yang hadir selepas tidur. Kita tidak pernah tau akan mimpi apa malam ini. Yang kita tau bahwa keyakinan akan datangnya pagi sebagai pertanda mimpi segera berakhir. Tapi, apakah ada jaminan atas keyakinan kita dengan bertemunya esok hari? Ternyata memang tidak. Kita tidak pernah tau apa yang ada di depan,...
Selamat datang.. Ini hanya sedikit catatan sederhana. Aku menulis dan kamu membaca, semoga berkesan yaa.. Terima kasih sudah berkunjung :)