Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Sesederhana cerita akhir tahun genap

Tinggal hitungan hari lagi, tahun genap ini selesai, berakhir, usai. Tahun ini, salah satu tahun terbaik bagiku. Tahun dimana aku benar-benar sendiri tanpa keluarga, tanpa kakak disini. Banyak perjalanan luar biasa menuntunku hingga sampai di titik ini. Tahun genap yang terasa begitu cepat. Hah, rasanya tidak ingin berakhir. Ya, tak ingin. Tahun genap yang menggenapkan. Entah berapa banyak orang-orang baru dikirim Allah tahun ini. Sahabat-sahabat baru, keluarga baru. Semua kisah yang baru. Awal tahun dengan amanah baru, bukan hal yang mudah. Amanah, yang bukan sekedar untuk gaya-gayaan. Amanah yang pastilah diakhir menanti untuk diminta pertanggung jawaban. Terima kasih Fosmapet, terima kasih untuk semuanya satu tahun ini. Terima kasih untuk ke17 sahabat-sahabat PH yang selalu ada. Terima kasih untuk kalian yang selalu menguatkan. Masa kita telah usai. Tahun depan, tidak ada lagi kita sama-sama menjalankan proker, tidak ada lagi kita sama-sama pulang larut memikirkan masa depan besar...

Da aku mah apa atuh : Abdi bogoh ka anjeun

Musim hujan, akhir tahun. Yah memang seperti itu, selalu seiiringan, selalu serangkaian, sepaket. Tak ada yang saling meninggalkan dan ditinggalkan. Akhir tahun dan hujan selalu membuatku iri. Betapa setianya akhir tahun selalu menanti datangnya hujan, entah berapa lamanya ia harus melewati kemarau yang kini tak tentu hitungan 6 bulannya. Lebih, kemarau sekarang lebih lama. Iya, lama. Tahun genap sudah hampir habis. Tahun genap yang seharusnya menggenapkan. Tahun genap yang berjalan begitu cepat. Tahun genap yang mengajarkanku banyak hal. Mengenalkanku pada banyak hal baru. Tahun genap yang membuatku belajar apa itu " abdi bogoh ka anjeun ". Abdi bogoh ka anjeun bukan hanya tentang sebuah kata yang mudah di ucap kau tau? Bukan sekedar hari ini aku katakan pada si A, besok si B, minggu depan si C. Bukan sekedar diberikan pada siapa yang paling mudah dan cepat merespon. Bukan sekedar diberikan pada siapa yang lebih cantik dan lebih tampan. Tidak begitu. Abdi bodoh ka anje...

Tentang Seorang Lelaki

Berapapun tulisan sampah yang telah terukir , berapapun rentetan huruf tersusun akan banyak hal diluar sana, berapa kalipun aku berpetualang mencoba menyinggahi dunia baru . Namun sejatinya , aku tidak sedang kemana - mana . Aku sadar masih di tempat yang sama . Tempat dimana ia akan selalu menjadi tempat pulang ketika rasaku telah melangkah terlalu jauh . Pe nantian . Selamat malam wahai Tuhanku yang selalu mengingatkan bahwa hidup tidak hanya melulu tentang kesenangan. Selamat malam wahai Tuhanku yang selalu mengingatkan bahwa hidup adalah perjuangan. Terima kasih untukMu Ya Allah, yang telah mengirim sosok luar biasa yang selalu mampu membuat aku lebih mencintaiMu. Tentang seorang lelaki . Bagaimana lagi caraku menatapmu dari berbagai sisi? Bisakah kau tunjukan secuil kisah hidupmu dan membaginya denganku? Bisakah kau ajari aku bagaimana mencipta peluh keringat dijalan keridhoanNya? Tentang seorang lelaki, yang membawa perubahan besar bagi...

Da aku mah apa atuh (Jatuh itu, mudah)

( Tapi sayang , aku hanyalah sebutir pasir diantara milyaran pasir pantai yang lai n . Yang ketika kamu datang , dapat dapat pilih pasir mana yang akan kamu buat istana, atau hanya sekedar untuk mainan . Dan bagian pasir yang lain kau tau? mungkin ia mendapat bagian terinjak oleh kaki. -Da aku mah apa atuh -) Malam ini cerah ya, tidak ada gerimis, tidak ada rasa khawatir akan hawa dingin yang memaksa kedua bola mata meredup. Tidak ada, hujan. Hujan, tanda bahwa tahun akan segera berakhir. Hujan, bukankah sesuatu yang kamu suka? Aku suka banget sama hujan din .. Yah, bahkan aku masih mengingat kata itu. Jika kamu tau, bahkan aku masih hafal betul setiap detail kata saat pertama kali kita menikmati malam tanpa embel-embel aktivitas yang tanpa sengaja mempertemukan kita. Kamu suka hujan, tapi sayang, kita dipertemukan Tuhan saat musim kemarau. Saat hatimu (mungkin) sedang kering dan butuh mata air untuk mempertahankan bongkahannya agar tidak p...