Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

Tjatatan 3: Belajar menjalani hidup seperti pemain sepak bola

Menerapkan filosofi hidup seperti pemain sepak bola sepertinya cukup membantu meredakan kecemasan bagi orang sepertiku yang cenderung perfeksionis, selalu ragu-ragu dan khawatir berlebih dalam menyelesaikan masalah. Tujuan hidup yang makin kesini makin bermuara pada ‘pengakuan untuk dianggap baik’ begitu membuat tertekan, sehingga membuat kaum pengecut sepertiku pada akhirnya lebih memilih lari dari masalah ketimbang menyelesikan apa yang sudah dimulai dari awal dengan tujuan yang sejatinya tidak jelas tadi (pengakuan). Dalam menjalani kehidupan, nampaknya harus banyak belajar dari pemain sepak bola. Kadang aku berpikir, kenapa mereka mau menjadi atlet sepak bola? Yang karirnya sudah dimulai sejak usia dini, menghabiskan masa kanak-kanak dan remaja mereka untuk latihan, latihan, turnamen, turnamen. Sedangkan, paling mentok akan dipakai bermain ya di umur 30an. Hanya sekelas legend seperti Ronaldo atau Messi yang tetap masih dimainkan dan diandalkan meski usia hampir 40 tahun. Lalu ba...